Indonesia-Jepang Tingkatkan Kerja Sama Pelestarian Hewan Langka

TOKYO, KAMIS – Ketua Asosiasi  Kebun Binatang se-Asia Tenggara (Z-SEA) Jansen Mananseng mengatakan, Indonesia dan Jepang sepakat untuk meningkatkan kerja sama pelestarian hewan langka dan pengembangbiakannya. Kesepakatan dilakukan bertepatan dengan peringatan 50 tahun hubungan persahabatan kedua negara.

“Peringatan 50 tahun hubungan Indonesia-Jepang ini merupakan momentum yang tepat dan harus dimaanfaatkan. Terlebih upaya pelestarian hewan langka juga terkait erat dengan masalah lingkungan yang sedang giar-giatnya dikampanyekan Jepang,” kata Manansang di Tokyo, Kamis. Manansang, yang juga pemilik jaringan Taman Safari Indonesia mengatakan hal tersebut usai perayaan HUT ke-50 Kebun Binatang Tama (Tama Zoological Park) di Tokyo.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh anggota keluarga kekaisaran Jepang, Pangeran Hitachi (adik Kaisar Jepang Akihito) dan isterinya, Puteri Hanako. Keduanya mendukung upaya perluasan kerjasama antarkebun binatang Indonesia dan Jepang tersebut.

“Kerjasama kebun binatang Indonesia dan Jepang juga sudah dilakukan sejak lama sejak tahun 2000, yang diawali dengan kegiatan tukar-menukar hewan, baru kemudian dengan upaya pengembangbiakannya,” ujar anggota dari Conservation Breeding Specialist Group itu. Saat itu Taman Safari Indonesia terlibat pertukaran hewan dengan kebun binatang Gunma lalu berkembang ke sejumlah kebun binatang lainnya di Jepang seperti Tama dan juga kebun binatang di kota-kota besar lain seperti di Osaka, Sapporo dan Tokyo sendiri (Ueno Zoological Park).

Umumnya kebun binatang itu meminta didatangkan orangutan, harimau, gajah dan komodo, sebagai upaya untuk lebih mempromosikan keanekaragaman hayati Indonesia. Di Jepang sendiri kebun binatang juga menjadi pusat riset dan konservasi alam.

Direktur Tama Zoological Park, Toshimitsu Doi, mengatakan kerjasama di antara kebun binatang kedua negara dalam upaya memperingati 50 tahun hubungan Jepang-Indonesia memang lebih tepat diselenggarakan langsung ke publik, sehingga warga lokal bisa juga mempelajari negara dari asal hewan yang dilihatnya. “Selain sebagai hiburan, kebun binatang bisa menjadi ajang promosi yang bagus bagi pengetahuan suatu negara,” katanya.

Pihak KBRI Tokyo dan Konsulat Jenderal RI di Osaka juga terlibat aktif dalam mempromosikan Indonesia di beberapa kebun binatang itu yang melengkapi dengan menggelar festival Indonesia baik berupa atraksi seni, tarian dan pengenalan makanan khas Indonesia. Indonesia dan Jepang menandatangani hubungan diplomatik pada Januari 1958, namun baru berlaku efektif April, tiga bulan sesudah ditandatanganinya perjanjian persahabatan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: