Jepang Peringati 13 Tahun Serangan Gas Syaraf

TOKYO – Ratusan kerabat korban dan korban serangan gas syaraf maut di stasiun kereta api bawah tanah di Kasumigaseki, Jepang, memperingati 13 tahun peristiwa tragis itu, kemarin.

Dalam peringatan kali ini, mereka berharap agar pemerintah memberikan perhatian lebih. Selama satu menit, keluarga, kerabat korban, dan juga karyawan kereta api bawah tanah mengheningkan cipta bersama.

Mereka juga meletakkan karangan bunga di tempat kejadian. Shizue Takahashi, salah satu anggota keluarga korban serangan pada 1995 itu, berharap agar pemerintah mau memberikan perhatian lebih terhadap korban serangan maut yang dilakukan sekte pemuja hari kiamat, Aum.

“Saya menginginkan pemerintah Jepang memberikan masa depan cerah bagi para korban,” paparnya. Sampai saat ini, 13 pelaku serangan itu telah divonis mati, termasuk pimpinannya Shoko Asahara alias Chizuo Matsumoto. Asahara memprakarsai sekte tersebut setelah mengaku mendapatkan wahyu. Dalam sidang, dia diperintahkan membayar kompensasi sebesar 3,8 miliar yen.

Namun, Asahara hanya mampu membayar 1,58 miliar atau 40% dari total kompensasi yang harus dia bayarkan. Dalam serangan pada 1995 itu, sedikitnya 12 orang tewas dan 5.000 lainnya terluka. Seusai melakukan serangan, sekte ini berubah nama menjadi Aleph. Berdasarkan data kepolisian Jepang, saat ini sekte itu memiliki pengikut sekitar 1.650 di Jepang dan sekitar 300 di Rusia.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: