Jepang Sanggah Tembak Aktivis Anti Perburuan Paus

TOKYO – Pemerintah Jepang membantah laporan yang menyebut tim penangkap paus melakukan penembakan terhadap aktivis antiperburuan paus. Mereka mengaku hanya melontarkan tembakan peringatan.

Kapten Kapal Masyarakat Konservasi Gembala Laut Paul Watson menuturkan, dirinya ditembak ketika melakukan aksi protes untuk menghalangi perburuan paus kapal Jepang. Dia mengaku terluka di dadanya. “Ketika saya membuka rompi antipeluru, ternyata ada peluru yang bersarang di dalamnya,” katanya.

Dia mengaku memiliki bukti peluru. Dia menuturkan jika dirinya tidak menggunakan rompi antipeluru akibatnya akan lebih serius. Sayangnya, dia tidak mengetahui siapa yang menembaknya. “Saya tidak melihat orang yang menembak. Sangat sulit untuk mengenali siapa yang menembak,” ungkapnya.

Insiden tersebut merupakan eskalasi terbesar dalam bentrokan antara kapal antiperburuan paus dan kapal penangkap paus Jepang. Juru Bicara Penjaga Pantai Jepang mengatakan, anggotanya tidak melukai siapa pun. “Apa yang kita lemparkan adalah bola,lebih kecil dari bola softball dan lebih besar dari bola tenis,” ujarnya.

Dia menuturkan pihaknya menggunakan dua jenis bola, pertama bola yang bisa bersinar dan satunya lagi bola yang bisa menimbulkan suara ledakan keras. Jepang mengatakan,paus merupakan bagian dari budayanya sehingga kritik dari negara-negara Barat tidak dipedulikan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: